Kata dendam merah garang
Tersulut diujung panah
Entah buat siapa atau kepada apa yang kau sasar,
Tapi panah melesak, laju tanpa arah
Marah mesti dibidik pada sasar
Biar kata tak dibaca kesasar
Marah boleh kasar tapi jika tanpa arah
Pesan mengapung bak perahu patah kemudi
Marahmu merah
Tapi terbang menggelembung bagai buih sabun terayun bayu
Pecah, lalu jatuh tanpa bekas
Kawan... marahmu merah
Tapi dendang lagu kita mesti telanjang
Tak lagi merdu didengung
Sebab kaki masih kau pijak ditengah panggung sandiwara
Bila marah tanpa sasar
Maka kata melaju pada bohong
Lalu kemana panah dituju?
Bukankah musuh harus dipilah
Mana musuh yang layak untuk dimusuhi?
Marahmu enam sembilan
Seperti kaki menendang kepala
Yogi Making
06/09/2019