TRESI,
CORONA MEMBATUKAN RINDU
Alam tersirat engan menjelaskan hariku yang hampa
Aku hanyut
terperkur dalam bising musik tetangga
Sepih, hari
terasa hampa.
Tresi...
Entah alam
yang berduka
Atau hariku
yang pilu
Tetapi yang
pasti cantik wajah dan manis senyum
Membeku
dalam benak
Akh..., Rindu
yang kemarin panas mencair
Kini
dibekukan
Corona bagai
bongkahan es di kutup utara
Alam luluh
dalam dingin
Dan rindu
ikut membatu
Entah kapan
sibangsat itu pergi
Agar panas
segera menghampir
Bangunkan
alam yang tertidur
Mencairkan
rindu yang membatu
Tresi...
Dan bila
saat itu datang,
Pastilah
rindu menghantarku pulang
Pulang dalam
dekapmu,
Dan aku
ingin tidur dimatamu
Baik-baiklah
kau disana
Tetaplah
merawat cinta
Jagalah
jarak dengan sesama
Seperti
menjaga cintamu padaku.
Wangatoa,
17/4/2020
By, Lelaki
Kampung
Yogi Making