Balada dilafal
sebagai dogeng penghantar tidur
Rima dan
nada menggaung dalam ruang bawah tanah
Sepih
ditengah riuh
Bagai
makhluk asrtal
Sendiri, menarikan
rima dalam makna
Suara yang
dulunya mampu mengetar jiwa
Dijambret
elit
Gaung puisi
ditukar dengan suara politisi
Hinggar
binggar mendesak rasuk, memekakan telinga
Puisi suara
fakir
Penyair
menjadi asing ,tersingkir
Suara nurani
yang lahir dari tetesan waktu yang murni
Mengecil dan
sayup ditelan suara zaman
Lelaki
Kampung,
(Yogi Making)
Wangatoa,
25/06/2020